Aparat kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan berhasil menggerebek sebuah markas kelompok geng motor dan menangkap sepuluh orang yang diduga kuat merupakan anggota geng motor. Penggerebekan dan penangkapan anggota geng motor ini dilakukan pada Jumat sore, 18 April 2025, sekitar pukul 17.00 WIB di sebuah bangunan kosong di kawasan Medan Deli, Kota Medan, Sumatera Utara. Penangkapan ini merupakan tindak lanjut dari serangkaian laporan masyarakat terkait aktivitas meresahkan yang dilakukan oleh kelompok geng motor tersebut.
Informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian menyebutkan bahwa kelompok geng motor ini kerap melakukan aksi konvoi ugal-ugalan di jalanan, melakukan tindak kekerasan, hingga aksi perampasan yang meresahkan warga Medan. Setelah melakukan penyelidikan dan pemetaan terhadap aktivitas kelompok tersebut, polisi berhasil mengidentifikasi lokasi yang diduga menjadi markas mereka. Dengan strategi yang matang, tim gabungan dari Satreskrim dan Sabhara Polrestabes Medan melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan sepuluh orang yang diduga merupakan geng motor.
Saat penggerebekan, polisi juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga digunakan oleh para anggota dalam melakukan aksi kejahatan, seperti senjata tajam berbagai jenis, atribut kelompok, dan beberapa unit sepeda motor tanpa surat-surat yang lengkap. Kesepuluh anggota geng motor yang tertangkap kemudian dibawa ke Mapolrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut terkait keterlibatan mereka dalam berbagai tindak kriminalitas di Kota Medan.
Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Medan, Kombes Pol. Kusbiantoro, dalam konferensi pers di Mapolrestabes Medan pada Jumat malam, membenarkan penangkapan sepuluh orang yang diduga merupakan geng motor. “Kami telah berhasil mengamankan sepuluh orang yang diduga kuat sebagai anggota geng motor yang selama ini meresahkan masyarakat. Penangkapan ini adalah bukti komitmen kami dalam memberantas segala bentuk kriminalitas jalanan. Kami akan terus melakukan operasi serupa untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi warga Medan,” tegasnya. Pihak kepolisian akan mendalami lebih lanjut peran masing-masing anggota geng motor yang tertangkap dan menjerat mereka sesuai dengan hukum yang berlaku.