Kabar terbaru datang dari Sorong, Papua Barat Daya, terkait kasus pembakaran seorang wanita hidup-hidup yang menggemparkan beberapa waktu lalu. Aparat kepolisian kembali menunjukkan keseriusannya dengan berhasil menangkap lima orang lagi yang diduga kuat terlibat dalam aksi keji tersebut. Dengan penangkapan ini, total tersangka yang berhasil diamankan pihak kepolisian menjadi enam orang.
Insiden pembakaran brutal yang menimpa Wage Suti (42) terjadi di Jalan Sorong-Klamono, Kilometer 8, Kota Sorong, Papua Barat Daya pada Selasa (24/1/2023) dini hari. Tindakan biadab ini sontak memicu kemarahan dan kesedihan mendalam di tengah masyarakat. Pihak kepolisian bergerak cepat membentuk tim gabungan untuk segera mengungkap dan menangkap para pelaku.
Setelah melakukan penyelidikan intensif berdasarkan keterangan saksi, rekaman CCTV, dan bukti-bukti di lapangan, tim kepolisian berhasil mengidentifikasi sejumlah terduga pelaku. Penangkapan pertama dilakukan terhadap satu orang tersangka tidak lama setelah kejadian. Kemudian, berkat pengembangan penyelidikan yang terus dilakukan, lima orang lainnya berhasil diringkus di berbagai lokasi di wilayah Sorong.
Kapolresta Sorong Kota, Kombes Pol Happy Perdana Yudianto, melalui Kasat Reskrim Kompol Williem Eduard Ernal Wailan, membenarkan penangkapan lima tersangka tambahan ini. Pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap motif utama di balik aksi keji tersebut serta kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat. Beberapa dugaan motif yang sedang diselidiki antara lain masalah utang piutang dan perselisihan pribadi.
Keberhasilan aparat kepolisian dalam menangkap total enam tersangka dalam waktu yang relatif singkat patut diapresiasi. Hal ini menunjukkan komitmen dan kerja keras Polri dalam menuntaskan kasus-kasus kriminalitas berat dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya. Penangkapan ini diharapkan dapat meredam keresahan masyarakat Sorong yang sempat dibuat geram oleh tindakan brutal para pelaku pembakar wanita.
Proses hukum terhadap para tersangka akan segera dilakukan. Masyarakat menantikan pengadilan yang adil dan hukuman yang setimpal dengan perbuatan keji yang telah menghilangkan nyawa seorang ibu rumah tangga tersebut. Kasus ini menjadi pengingat yang tragis akan pentingnya penegakan hukum yang tegas dan upaya pencegahan tindak kekerasan di masyarakat.