Jalur Pedestrian di kawasan bersejarah Kesawan Medan kini mulai memasuki tahap penataan menyeluruh guna meningkatkan kenyamanan para pejalan kaki. Proyek peremajaan infrastruktur kota ini dirancang untuk mengembalikan kejayaan Kesawan sebagai kawasan cagar budaya yang ramah bagi pejalan kaki dan wisatawan. Pembenahan jalur pedestrian mencakup penggantian ubin trotoar dengan material batu alam berkualitas tinggi yang tidak licin serta tahan lama. Langkah ini diambil oleh pemerintah kota untuk menciptakan ruang publik yang estetis, aman, dan tertata rapi di pusat Kota Medan.
Selain mempercantik permukaan trotoar, pekerjaan fisik ini juga meliputi penataan ulang sistem drainase di bawah trotoar untuk mencegah genangan air saat hujan deras. Saluran kabel utilitas seperti listrik dan telekomunikasi yang sebelumnya berserakan di udara kini mulai ditanam di dalam tanah. Integrasi utilitas bawah tanah ini akan membuat pemandangan bangunan-bangunan tua berarsitektur bersejarah di Kesawan terlihat jauh lebih bersih dan mempesona. Jalur pejalan kaki juga akan dilengkapi dengan fasilitas kursi taman, lampu jalan bergaya klasik, serta tempat sampah pilah.
Aksesibilitas bagi penyandang disabilitas turut menjadi fokus utama dalam desain revitalisasi kawasan bersejarah Kesawan ini secara menyeluruh. Penggunaan ubin pemandu atau guiding block dipasang di sepanjang jalur untuk membantu para penyandang tunanetra berjalan dengan aman. Pembangunan jalur pedestrian yang ramah difabel ini menegaskan komitmen Kota Medan dalam mewujudkan ruang publik yang inklusif bagi seluruh kalangan warga. Para pejalan kaki nantinya dapat menikmati keindahan arsitektur bangunan kolonial dengan rasa aman tanpa khawatir terganggu lalu lintas kendaraan.
Selama proses pengerjaan berlangsung, penyesuaian arus lalu lintas dan penyediaan jalur sementara bagi pejalan kaki telah disiapkan oleh dinas terkait. Petugas disiagakan di titik-titik rawan kemacetan untuk mengarahkan pengendara kendaraan bermotor agar tidak menumpuk di area pengerjaan proyek. Pemilik toko dan pelaku usaha di sepanjang koridor Kesawan mendukung penuh penataan ini karena yakin akan mendatangkan lebih banyak wisatawan. Penataan ruang kota yang rapi diyakini bakal mendongkrak daya tarik ekonomi kawasan heritage Medan di masa depan.
Proyek peremajaan trotoar ini ditargetkan selesai tepat waktu sesuai jadwal pengerjaan yang telah ditetapkan oleh pihak kontraktor pelaksana. Diharapkan setelah penataan selesai, kawasan Kesawan dapat menjadi ikon destinasi wisata jalan kaki unggulan di Sumatera Utara. Kesadaran masyarakat untuk tidak memarkir kendaraan atau berjualan di atas trotoar sangat diharapkan demi menjaga kelestarian fasilitas publik ini. Kesawan yang tertata rapi akan menjadi kebanggaan baru bagi seluruh warga Kota Medan.