Salah satu keutamaan luar biasa dari Hajar Aswad adalah keyakinan bahwa doa akan dikabulkan di tempat ini. Diriwayatkan dari Ibnu Abbas RA, seorang sahabat Nabi yang mulia, bahwa barangsiapa menyentuh Hajar Aswad lalu berdoa, maka doanya insya Allah akan dikabulkan. Ini menempatkan Hajar Aswad di antara tempat-tempat paling mustajab di Baitullah.
Riwayat dari ini memberikan harapan besar bagi setiap jemaah. Bayangkan, kesempatan untuk memanjatkan doa di tempat yang dijanjikan akan dikabulkan oleh Allah SWT. Momen ini menjadi puncak kerinduan spiritual, di mana hati dan jiwa merasa paling dekat dengan Sang Pencipta, memohon segala hajat dan ampunan.
Keutamaan ini menjadikan area di sekitar Hajar Aswad selalu ramai dipadati jemaah. Setiap orang berusaha mendekat, berharap bisa menyentuh atau menciumnya sembari memanjatkan doa. Keyakinan yang disampaikan oleh ini mendorong antusiasme yang luar biasa, meskipun terkadang harus berjuang di tengah keramaian demi meraih keberkahan ini.
Doa yang dipanjatkan di Hajar Aswad diyakini memiliki kekuatan khusus karena lokasi dan sunah yang mengiringinya. Ini bukan sekadar ritual tanpa makna, melainkan sebuah ikhtiar tulus di tempat yang diberkahi. Riwayat dari ini memperkuat keyakinan bahwa Allah SWT Maha Mendengar dan Maha Mengabulkan doa hamba-Nya yang bersungguh-sungguh.
Meskipun menyentuh Hajar Aswad sangat dianjurkan, jika kondisi tidak memungkinkan karena kepadatan, cukup dengan memberi isyarat dari jauh. Niat yang tulus adalah yang utama. Yang terpenting adalah keyakinan terhadap janji Allah yang disampaikan melalui riwayat dari Ibnu Abbas RA tentang kemuliaan tempat ini untuk berdoa.
Momen berdoa di Hajar Aswad adalah sebuah pengalaman transformatif. Jemaah merasakan koneksi yang mendalam, bukan hanya dengan tempat suci, tetapi juga dengan sejarah kenabian dan para sahabat mulia. Riwayat dari Ibnu Abbas RA menambah dimensi keagungan pada ritual ini, menjadikannya lebih dari sekadar sentuhan fisik. Pada akhirnya, Hajar Aswad adalah bukti nyata kemuliaan Baitullah sebagai tempat di mana doa-doa lebih mudah dikabulkan. Berpegang pada riwayat dari Ibnu Abbas RA, setiap Muslim yang berziarah akan selalu berharap agar doa-doa mereka di sana menjadi kenyataan, membawa keberkahan dunia dan akhirat.