Overpas Rusak Terendam Banjir Padahal Baru Saja Diresmikan di Medan

Sebuah ironi terjadi di Kota Medan, Sumatera Utara, di mana sebuah overpass (jalan layang) yang baru saja diresmikan beberapa waktu lalu dilaporkan mengalami kerusakan akibat terendam banjir. Peristiwa ini sontak menimbulkan pertanyaan mengenai kualitas pembangunan infrastruktur dan sistem drainase di kota tersebut. Overpas rusak yang terletak di kawasan Medan Amplas ini terendam air dengan ketinggian yang cukup signifikan setelah hujan deras mengguyur Kota Medan sejak Kamis malam, 24 April 2025.

Akibat overpas rusak yang terendam banjir ini, akses lalu lintas di jalur tersebut menjadi terganggu. Banyak kendaraan, terutama sepeda motor, yang tidak berani melintas karena ketinggian air yang membahayakan. Kondisi ini menyebabkan kemacetan panjang di sekitar area overpass dan jalan-jalan penghubung lainnya. Petugas kepolisian dari Polrestabes Medan dan Dinas Perhubungan Kota Medan terpaksa melakukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kepadatan kendaraan.

Pantauan di lokasi pada Jumat pagi, 25 April 2025, menunjukkan bahwa air masih menggenangi sebagian badan overpas rusak. Kerusakan yang terlihat meliputi retakan pada beberapa bagian konstruksi dan lapisan aspal yang mengelupas. Beberapa warga sekitar juga melaporkan adanya genangan air yang cukup tinggi di area bawah overpass, yang semakin memperparah kondisi dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Medan, Bapak Idrus Salim, yang dikonfirmasi terkait overpas rusak ini, menyatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan pengecekan ke lokasi untuk mengetahui penyebab pasti kerusakan dan banjir tersebut. Beliau juga berjanji akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kualitas pembangunan overpass dan sistem drainase di sekitarnya. Bapak Idrus Salim menambahkan bahwa perbaikan akan segera dilakukan setelah penyebab kerusakan diketahui.

Peristiwa overpas rusak terendam banjir padahal baru diresmikan ini menuai kritikan dari berbagai pihak, termasuk pengguna jalan dan pengamat infrastruktur. Mereka mempertanyakan perencanaan dan kualitas pengerjaan proyek overpass tersebut. Kejadian ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi Pemerintah Kota Medan untuk lebih serius dalam melakukan perencanaan, pengawasan, dan pemeliharaan infrastruktur publik agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang. Kerugian akibat banjir dan kerusakan overpass ini diperkirakan cukup besar dan mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat.