Tindak kriminalitas kembali meresahkan warga Medan. Sebanyak tiga orang perampok rumah dilaporkan berhasil menggasak sejumlah perhiasan emas dari kediaman seorang warga di kawasan Medan Sunggal pada Kamis dini hari, 1 Mei 2025, sekitar pukul 03.00 WIB. Para perampok rumah yang diduga berjumlah tiga orang tersebut berhasil masuk ke dalam rumah korban dengan cara mencongkel jendela. Pihak kepolisian dari Polrestabes Medan yang menerima laporan kejadian ini segera melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memburu para pelaku perampok rumah.
Informasi dari korban, Bapak Herman (58 tahun), menyebutkan bahwa para perampok tersebut masuk saat ia dan keluarganya sedang tertidur lelap pada tengah malam. Mereka diduga menggunakan penutup wajah dan membawa senjata tajam saat beraksi di rumah korban. Para pelaku kemudian mengancam korban dan memaksa menunjukkan tempat penyimpanan barang berharga. Akibat kejadian ini, korban kehilangan sejumlah perhiasan emas dengan nilai yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah. Setelah berhasil mendapatkan emas, para pelaku perampok rumah tersebut langsung melarikan diri.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian perampokan tersebut segera melaporkannya kepada pihak kepolisian. Tim Inafis dari Polrestabes Medan langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan identifikasi dan mengumpulkan sidik jari serta bukti-bukti lain yang dapat membantu mengungkap identitas para pelaku perampok rumah. Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Riko Sunarko, melalui Kasat Reskrim Kompol Fathir Mustafa, membenarkan adanya laporan perampokan di rumah warga tersebut.
“Kami telah menerima laporan dari korban dan saat ini tim sedang melakukan penyelidikan intensif. Kami telah melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan dari korban serta saksi-saksi. Kami akan berupaya maksimal untuk segera menangkap para pelaku perampok rumah ini,” ujar Kompol Fathir pada Jumat pagi, 2 Mei 2025. Pihak kepolisian juga mengimbau kepada masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan memasang sistem keamanan yang memadai di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya aksi perampokan. Kasus ini menjadi perhatian serius dan pihak kepolisian berjanji akan menindak tegas para pelaku kejahatan.